10 alat musik tradisional Banten serta penjelasan nya
Banten merupakan provinsi yang terletak di wilayah paling barat di Pulau Jawa, Indonesia. Sebelum terjadi pemekaran pada tahun 2000, Banten pernah menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat.
1. Angklung Buhun
Angklung Buhun dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai “angklung kuno”. Sebab alat musik ini telah ada dan berkembang sejak ratusan tahun yang lalu. Dapat dikatakan, angklung ini dipercaya sudah ada selama terbentuknya masyakarat Baduy, yaitu sekitar abad ke-16.
2. Dogdog Lojor
Alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara di tabuh ini menghasilkan bunyi “dog..dog..”. Bunyi tersebut menjadi asal dari nama alat musik tradisional ini. Namun, kata “lojor” diartikan panjang, sesuai dengan bentuknya yang panjang hampir 1 meter.
3. Lisung / Bendrong Lesung
Alat tradisional ini dimainkan pada saat pengolahan padi atau gabah menjadi beras. Lesung terbuat dari bahan kayu seperti perahu yang berukuran kecil dengan memiliki panjang kurang lebih 2 meter, lebar 0,5 meter dengan kedalaman sekitar 40 cm.
4. Kendang / Gendang Banten
Alat musik tradisional yang termasuk dalam klasifikasi alat musik perkusi ini terbuat dari kayu dengan selaput membran. Cara memainkannya dengan cara dipukul.
5. Pantun (Pantun Bambu)
Alat musik tradisional ini termasuk alat musik yang terbilang masih bertahan hingga sekarang. Sebab Pantun Bambu sudah ada sejak jaman dahulu.
6. Rampak Bedug Banten / Bedug Banten
Alat musik tradisional ini memang sering kita temukan di masjid, yang dijadikan sebagai media informasi datangnya waktu shalat wajib 5 waktu.
7. Angklung Gubrag
Alat musik tradisional ini juga termasuk kesenian yang hampir punah. Namun, masyarakat setempat masih menggunakannya pada acara khitanan, selamatan kehamilan dan perkimpoian. Sebelum perkembangan jaman, Angklung Gubrag dimainkan saat ritual penanaman padi agar hasil panen berlimpah.
8. Bambu Jitak
Dapat dikatakan, alat musik tradisional ini masih baru diciptakan oleh seorang warga pada tahun 2008. Bambu Jitak terbuat dari bahan bambu, rotan, rami, dan senar gitar listrik.
9. Kacapi
Alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipetik ini juga tersebar di Asia Tenggara dan Asia Timur seperti Thailand, Burma, Vietnam, Cina, Korea, dan Jepang. Sementara di Indonesia, Kacapi juga memiliki nama dan bentuk yang berbeda-beda tergantung daerahnya.
10. Calung
Alat musik tradisionam Banten ini juga khas dari masyarakat Sunda yang tinggal di daerah Jawa Barat hingga Banten. Calung sendiri merupakan perkembangan alat musik angklung. Namun, untuk memainkan Calung adalah dengan cara dipukul pada bagian bilahan dari ruas-ruas yang disusun sesuai tangga nada pentatonik.
feeling saya hari ini:I’m really proud of your achievement (Aku sangat bangga atas pencapaianmu)